Kaligrafi
GRC/feature

Arsitektur

Arsitektur/module

GRC Ornamen

GRC/column

Breaking

adv/http://www.mogflat.blogspot.com|https://4.bp.blogspot.com/-DZ_Cwatt2bg/WNHXQEGTzFI/AAAAAAAAB-E/pPAl0mITF6UZM1Xh-6FfO8y5YUkIgCbAgCLcB/s1600/adv-3.jpg

Info

Info/style
adv/http://www.mogflat.blogspot.com|https://4.bp.blogspot.com/-DZ_Cwatt2bg/WNHXQEGTzFI/AAAAAAAAB-E/pPAl0mITF6UZM1Xh-6FfO8y5YUkIgCbAgCLcB/s1600/adv-3.jpg

Lomba dan Sayembara

Lomba dan Sayembara/style

Liputan

Liputan/carousel

Videos

Video/box

Recent Posts

Kontes desain seni tradisional Zeytinburnu -Turki Kembali dibuka.

Kontes desain seni tradisional Zeytinburnu -Turki Kembali dibuka.

kontes seni kaligrafi zeytinburnu 2018

Setelah sebelumnya sukses adakan kontes serupa ditahun lalu dengan antusias peserta dari berbagai negara, kini kontes seni ZaytinBurnu - Turkey kembali dibuka. Sama seperti sebelumnya, kegiatan kontes ini mengusung desain seni tradisional sebagai kerangka pemikiran cakupan kegiatan ini.

Berbeda dengan kontes dan event sayembara lainnya, ZeyitinBurnu membagi 3 kategori cabang seni tradisional sekaligus yg akan diperlombakan. Beberapa cabang seni tradisional yang dimaksud adalah : kaligrafi (seni mempercantik tulisan), Seni grabah dan keramik tangan, dan juga seni menggambar.

Khusus kategori kaligrafi ada 3 (tiga) jenis kaligrafi yang diperlombakan, yaitu : Thuluth, Thuluth Jaly, Ta'liq dan Ta'liq Jaly. Kontes seni ini terbuka untuk umum baik itu warga negara Turki, ataupun penyertaan dari negara-negara lain.

Info lebih lanjut seputar kontes seni desain tradisional ini bisa anda dapatkan langsung dengan cara buka dan klik tombol download dibawah ini.
Selamart berkarya.



Download (Inggris) 



kontes seni kaligrafi zeytinburnu 2018

Setelah sebelumnya sukses adakan kontes serupa ditahun lalu dengan antusias peserta dari berbagai negara, kini kontes seni ZaytinBurnu - Turkey kembali dibuka. Sama seperti sebelumnya, kegiatan kontes ini mengusung desain seni tradisional sebagai kerangka pemikiran cakupan kegiatan ini.

Berbeda dengan kontes dan event sayembara lainnya, ZeyitinBurnu membagi 3 kategori cabang seni tradisional sekaligus yg akan diperlombakan. Beberapa cabang seni tradisional yang dimaksud adalah : kaligrafi (seni mempercantik tulisan), Seni grabah dan keramik tangan, dan juga seni menggambar.

Khusus kategori kaligrafi ada 3 (tiga) jenis kaligrafi yang diperlombakan, yaitu : Thuluth, Thuluth Jaly, Ta'liq dan Ta'liq Jaly. Kontes seni ini terbuka untuk umum baik itu warga negara Turki, ataupun penyertaan dari negara-negara lain.

Info lebih lanjut seputar kontes seni desain tradisional ini bisa anda dapatkan langsung dengan cara buka dan klik tombol download dibawah ini.
Selamart berkarya.



Download (Inggris) 



Lomba kaligrafi tingkat ASEAN 2018 diselenggarakan di Singapura

Lomba kaligrafi tingkat ASEAN 2018 diselenggarakan di Singapura


Tahun 2018 merupakan tahun yang penuh berkah bagi para penulis kaligrafi karena di tahun ini seluruh rangkaian kegiatan perlombaan kaligrafi banyak digelar. Mulai kegiatan lomba kaligrafi tingkat nasional yang rutin diselenggarakan dalam event MTQ, lomba kaligrafi se-Asia tenggara, dan beberapa penyelenggaraan rutin lainnya setingkat internasional.

Khusus untuk kawasan asia tenggara, kali ini  Pusat Penelitian Sejarah, Seni dan Kebudayaan Islam IRCICA - Turki bekerjasama dengan The Bustan Khat dan Madrasah Eljunied Al-Islamiah menginisiasi terselenggaranya perlombaan penulisan kaligrafi Islam se Asia Ternggara di Singapura.

KATEGORI PERLOMBAAN

Diantara jenis khat yang diperlombakan dalam sayembara kaligrafi se-Asia Tenggara ini adalah: Kategori khat Diwani Jaly, Diwani, Ta'liq atau Nask Ta'liq, dan Riq'ah.

Panitia mensyaratkan jenis kertas, ukuran mata pena, serta warta tinta tertentu sesuai dengan jenis kaligrafi yang akan diikutsertakan.

KALENDER PERLOMBAAN
  1. Akhir pendaftaran peserta tanggal 30 Juli 2018;
  2. Akhir penyerahan karya tanggal 30 September 2018
  3. Penilaian dewan juri tanggal 17 November 2018;
  4. Pengumuman kejuaraan tanggal 19 November 2018.
Tunggu apalagi, ikuti dan daftarkan segera. pelombaan ini belaku untuk seluruh penyertaan penulis kaligrafi di kawasan negara-negara di Asia Tenggara.

Keterangan lebih rinci silahkan download petunjuk teknis perlombaan dan form pendaftaran dengan klik tombol dibawah ini.

Selamat berkarya.



Download (Arab) 


Tahun 2018 merupakan tahun yang penuh berkah bagi para penulis kaligrafi karena di tahun ini seluruh rangkaian kegiatan perlombaan kaligrafi banyak digelar. Mulai kegiatan lomba kaligrafi tingkat nasional yang rutin diselenggarakan dalam event MTQ, lomba kaligrafi se-Asia tenggara, dan beberapa penyelenggaraan rutin lainnya setingkat internasional.

Khusus untuk kawasan asia tenggara, kali ini  Pusat Penelitian Sejarah, Seni dan Kebudayaan Islam IRCICA - Turki bekerjasama dengan The Bustan Khat dan Madrasah Eljunied Al-Islamiah menginisiasi terselenggaranya perlombaan penulisan kaligrafi Islam se Asia Ternggara di Singapura.

KATEGORI PERLOMBAAN

Diantara jenis khat yang diperlombakan dalam sayembara kaligrafi se-Asia Tenggara ini adalah: Kategori khat Diwani Jaly, Diwani, Ta'liq atau Nask Ta'liq, dan Riq'ah.

Panitia mensyaratkan jenis kertas, ukuran mata pena, serta warta tinta tertentu sesuai dengan jenis kaligrafi yang akan diikutsertakan.

KALENDER PERLOMBAAN
  1. Akhir pendaftaran peserta tanggal 30 Juli 2018;
  2. Akhir penyerahan karya tanggal 30 September 2018
  3. Penilaian dewan juri tanggal 17 November 2018;
  4. Pengumuman kejuaraan tanggal 19 November 2018.
Tunggu apalagi, ikuti dan daftarkan segera. pelombaan ini belaku untuk seluruh penyertaan penulis kaligrafi di kawasan negara-negara di Asia Tenggara.

Keterangan lebih rinci silahkan download petunjuk teknis perlombaan dan form pendaftaran dengan klik tombol dibawah ini.

Selamat berkarya.



Download (Arab) 

Perlombaan Kaligrafi Internasional IRCICA 2018 kembali digelar.

Perlombaan Kaligrafi Internasional IRCICA 2018 kembali digelar.

Lomba kaligrafi internasional IRCICA Turki 2018

Pusat Penelitian Sejarah, Seni dan Kebudayaan Islam IRCICA Turki kembali mengadakan kegiatan rutin bergengsi yaitu lomba kaligrafi tingkat internasional. Dalam edisi penyelenggaran di tahun 2018, IRCICA berinisitif menjadikan nama tokoh kaligrafi Mehmet Shawqi Efendi (1245-1304 H/1928-1887 M) sebagai tema kegiatan perlombaan.

Mehmet Shawqi Efendi sendiri merupakan tokoh yang berperan penting dalam sejarah perkembangan kaligrafi Islam dunia. Dilahirkan pada tahun 1245 H/1829 M, sebuah desa kecil bernama Seyyidler dikawasan Kastamuno Turki yang kemudian berhijrah ke kota Istambul di usianya yang masih belia. Shawqi kecil kemudian mempelajari beberapa gaya penulisan khat seperti Sulus, Naskhi dan Riq'ah kepada pamannya yang bernama Mehmet Hulusi Efendi dan mendapatkan ijazah pada tahun 1257 H/1841 M.

Seperti halnya kegiatan perlombaan sebelumnya, dalam sayembara kaligrafi tahun ini IRCICA kembali memberikan kesempatan kepada seluruh kaligrafer dunia untuk ikut serta dalam kegiatan akbar 3 (tiga) tahunan ini untuk ikut serta berpartisipasi.

Format kegiatan sayembara memungkinkan kesempatan bagi siapapun dan dari manapun dibelahan dunia ini untuk sama-sama berlomba syiar kebudayaan islam dan melestarikannya. Dengan format sayembara peserta hanya cukup mengirimkan karya ke alamat panitia penyelenggara di Turki dan memastikan karya yang dikirim sesuai dengan ketentuan yang ditetapkan panitia penyelenggara.

Bertindak sebagai Juri Lomba kaligrafi IRCICA kali ini adalah : Dr, Helit Eren selaku Direktur IRCICA, Dr. AbdulRidha Dawood dari Irak, Belaid Hamidi dari Marocco, Daud Bektas dari Turki, Fuat Basar dari Turki, M. Jalil Rasuli dari Iran, Mehmet Ozcay dari Turki, Mosaad Mostafa Khodeir dari Mesir, Ubeyde Albanki dari Syiria. Bertindak sebagai penasehat ada Ahmed Zia Ibrahim dari Saudi Arabia, Hasan Celebi dari Turki, Prof. Husrev Subasi dari Turki, Prof. M. Ugur Derman dari Turki, dan Dr. Muhammed Cherifi dari Aljajair.

Kategori lomba internasional IRCICA Turki terdiri dari cabang kaligrafi Thuluth, Naskhi, Muhaqqaq, Thuluth-Naskhi, Ta'liq Jaly, Ta'liq (Naskh Ta'liq), Diwani Jaly, Diwani, dan Kufi.

KALENDER KEGIATAN LOMBA KALIGRAFI INTERNASIONAL IRCICA 2018
  • Batas Akhir pendaftaran peserta tanggal 31 Desember 2018 
  • Batas akhir penyerahan karya lomba pada tanggal 28 Februari 2018 
  • Pengumuman hasil perlombaan pada April 2019 
Tunggu apalagi, untuk anda para penggiat, pecinta, pelaku seniman kaligrafi Indonesia, segera sebarkan kabar gembira ini dan pastikan anda tidak melewatkan kesempatan emas ini.

Untuk info lebih lanjut mengenai petunjuk teknis dan formulir lomba kaligrafi internasional IRCICA Turki 2018, silahkan anda live Preview atau download pada tombol yang telah disediakan. Terdapat 2 versi bahasa yang ada, yaitu dalam versi bahasa Arab dan Bahasa Inggris.



Download (Inggris) Download (Arab)
Lomba kaligrafi internasional IRCICA Turki 2018

Pusat Penelitian Sejarah, Seni dan Kebudayaan Islam IRCICA Turki kembali mengadakan kegiatan rutin bergengsi yaitu lomba kaligrafi tingkat internasional. Dalam edisi penyelenggaran di tahun 2018, IRCICA berinisitif menjadikan nama tokoh kaligrafi Mehmet Shawqi Efendi (1245-1304 H/1928-1887 M) sebagai tema kegiatan perlombaan.

Mehmet Shawqi Efendi sendiri merupakan tokoh yang berperan penting dalam sejarah perkembangan kaligrafi Islam dunia. Dilahirkan pada tahun 1245 H/1829 M, sebuah desa kecil bernama Seyyidler dikawasan Kastamuno Turki yang kemudian berhijrah ke kota Istambul di usianya yang masih belia. Shawqi kecil kemudian mempelajari beberapa gaya penulisan khat seperti Sulus, Naskhi dan Riq'ah kepada pamannya yang bernama Mehmet Hulusi Efendi dan mendapatkan ijazah pada tahun 1257 H/1841 M.

Seperti halnya kegiatan perlombaan sebelumnya, dalam sayembara kaligrafi tahun ini IRCICA kembali memberikan kesempatan kepada seluruh kaligrafer dunia untuk ikut serta dalam kegiatan akbar 3 (tiga) tahunan ini untuk ikut serta berpartisipasi.

Format kegiatan sayembara memungkinkan kesempatan bagi siapapun dan dari manapun dibelahan dunia ini untuk sama-sama berlomba syiar kebudayaan islam dan melestarikannya. Dengan format sayembara peserta hanya cukup mengirimkan karya ke alamat panitia penyelenggara di Turki dan memastikan karya yang dikirim sesuai dengan ketentuan yang ditetapkan panitia penyelenggara.

Bertindak sebagai Juri Lomba kaligrafi IRCICA kali ini adalah : Dr, Helit Eren selaku Direktur IRCICA, Dr. AbdulRidha Dawood dari Irak, Belaid Hamidi dari Marocco, Daud Bektas dari Turki, Fuat Basar dari Turki, M. Jalil Rasuli dari Iran, Mehmet Ozcay dari Turki, Mosaad Mostafa Khodeir dari Mesir, Ubeyde Albanki dari Syiria. Bertindak sebagai penasehat ada Ahmed Zia Ibrahim dari Saudi Arabia, Hasan Celebi dari Turki, Prof. Husrev Subasi dari Turki, Prof. M. Ugur Derman dari Turki, dan Dr. Muhammed Cherifi dari Aljajair.

Kategori lomba internasional IRCICA Turki terdiri dari cabang kaligrafi Thuluth, Naskhi, Muhaqqaq, Thuluth-Naskhi, Ta'liq Jaly, Ta'liq (Naskh Ta'liq), Diwani Jaly, Diwani, dan Kufi.

KALENDER KEGIATAN LOMBA KALIGRAFI INTERNASIONAL IRCICA 2018
  • Batas Akhir pendaftaran peserta tanggal 31 Desember 2018 
  • Batas akhir penyerahan karya lomba pada tanggal 28 Februari 2018 
  • Pengumuman hasil perlombaan pada April 2019 
Tunggu apalagi, untuk anda para penggiat, pecinta, pelaku seniman kaligrafi Indonesia, segera sebarkan kabar gembira ini dan pastikan anda tidak melewatkan kesempatan emas ini.

Untuk info lebih lanjut mengenai petunjuk teknis dan formulir lomba kaligrafi internasional IRCICA Turki 2018, silahkan anda live Preview atau download pada tombol yang telah disediakan. Terdapat 2 versi bahasa yang ada, yaitu dalam versi bahasa Arab dan Bahasa Inggris.



Download (Inggris) Download (Arab)

Contoh Kaligrafi Kufi Murabba

Contoh Kaligrafi Kufi Murabba

Khat kufi termasuk kedalam bentuk kaligrafi dengan kaidah terstandar dan termasuk kedalam bentuk kaligrafi yang paling awal diantara beberapa jenis kaidah khat lainnya. 

Diantara pembagian jenis khat Kufi adalah Kugi Murabba. Sekilas kaligrafi dengan bentuk Kufi Murabba ini memiliki bentuk dan susunan huruf yang unik. Seluruh huruf dan susunannya bebbentuk persegi dengan perbanfingan jarah anrata huruf dan rongganya memiliki perbandingan yang berimbang dan saling memadati ruang. Sehingga secara umum susunannya akan membentuk persegi empat.

Berikut adalah beberapa contoh kaligrafi dengan bentuk Kufi Murabba :

Susunan kalimat lailaha illallah. [Foto : kalemgozeli]

Susunan asmaul khusna yang indah. [Foto : ykartist]

QS Al-Iklas. [Foto : kuaza]

Khat kufi termasuk kedalam bentuk kaligrafi dengan kaidah terstandar dan termasuk kedalam bentuk kaligrafi yang paling awal diantara beberapa jenis kaidah khat lainnya. 

Diantara pembagian jenis khat Kufi adalah Kugi Murabba. Sekilas kaligrafi dengan bentuk Kufi Murabba ini memiliki bentuk dan susunan huruf yang unik. Seluruh huruf dan susunannya bebbentuk persegi dengan perbanfingan jarah anrata huruf dan rongganya memiliki perbandingan yang berimbang dan saling memadati ruang. Sehingga secara umum susunannya akan membentuk persegi empat.

Berikut adalah beberapa contoh kaligrafi dengan bentuk Kufi Murabba :

Susunan kalimat lailaha illallah. [Foto : kalemgozeli]

Susunan asmaul khusna yang indah. [Foto : ykartist]

QS Al-Iklas. [Foto : kuaza]

Menara Masjid dan pengaruhnya dalam seni arsitektur Islam

Menara Masjid dan pengaruhnya dalam seni arsitektur Islam

Menara Masjid Nabawi - Madinah. Foto : Yusuf_artist
Menara masjid - Pada masa rasulullah SAW suara adzan dikumandangkan dari atas atap rumahnya di madinah. Hal tersebut dilakukan agar panggilan suara adzan dapat terdengar oleh ummat islam. Pada saat itu masjid Quba yang dibangun nabi Muhammad SAW belum dilengkapi menara.

Menara masjid pertama berdiri ditemukan di Damaskus tepatnya pada tahun 673 Masehi atau 41 tahun setelah nabi wafat. Versi lain mengatakan bahwa gagasan pembuatan menara masjid diprakarsai oleh Khalifah Muawiyah bin Abu Sufyan pada tahun 665 di kota Basrah.

Menara masjid Umayyah di Damaskus - Syria. Foto : Anthony Papone

Sejak saat itu menara pada masjid menjadi bagian yang tak terpisahkan meski fungsinya sudah bergeser tidak lagi menjadi tempat berdirinya muadzin melantunkan adzan dan kini hanya berfungsi untuk penempatan pengeras suara, namun lebih dari itu menara kini menjadi simbol arsitektur islam yang sangat mengagumkan.

Perkembangan Bentuk Manara Masjid.

Seiring dengan berlalunya waktu dan berubahnya fungsi menara, beberapa bentuk menara masjid terus berkembang. Seniman dan arsitek muslim terus melakukan inovasi dengan mengkreasikan bentuk menara yang semula sederhana menjadi lebih bernilai dengan memasukan unsur-unsur seni didalamnya.

Menara masjid Sultan Qaitbay di Cairo - Mesir,
berdiri tahun 1307 M. | Foto : patterninislamicart.com
Bentuk menara masjid yang semula didominasi bentuk persegi empat, lalu berubah kemudian dengan menggabungkan beberapa bentuk lain seperti segi enam, segi delapan, lingkaran dan terkadang dengan perwujudan bentuk lainnya yang tidak lazim.

Menara Masjid Sultan Qaitbay di Mesir misalnya. Dari penampakannya bisa dinilai bahwa pembuatan menara ini dilakukan secara cermat. Detail setiap sisi dan bentuk menara ini sungguh  sangat menawan. Kombinasi yang pas dan bentuk yang proforsional ditambah ornamen dan Muqarnas didalamnya.  Menara ini hingga kini masih kokoh berdiri. Sungguh sangat mengagumkan.






Menara Masjid Nabawi - Madinah. Foto : Yusuf_artist
Menara masjid - Pada masa rasulullah SAW suara adzan dikumandangkan dari atas atap rumahnya di madinah. Hal tersebut dilakukan agar panggilan suara adzan dapat terdengar oleh ummat islam. Pada saat itu masjid Quba yang dibangun nabi Muhammad SAW belum dilengkapi menara.

Menara masjid pertama berdiri ditemukan di Damaskus tepatnya pada tahun 673 Masehi atau 41 tahun setelah nabi wafat. Versi lain mengatakan bahwa gagasan pembuatan menara masjid diprakarsai oleh Khalifah Muawiyah bin Abu Sufyan pada tahun 665 di kota Basrah.

Menara masjid Umayyah di Damaskus - Syria. Foto : Anthony Papone

Sejak saat itu menara pada masjid menjadi bagian yang tak terpisahkan meski fungsinya sudah bergeser tidak lagi menjadi tempat berdirinya muadzin melantunkan adzan dan kini hanya berfungsi untuk penempatan pengeras suara, namun lebih dari itu menara kini menjadi simbol arsitektur islam yang sangat mengagumkan.

Perkembangan Bentuk Manara Masjid.

Seiring dengan berlalunya waktu dan berubahnya fungsi menara, beberapa bentuk menara masjid terus berkembang. Seniman dan arsitek muslim terus melakukan inovasi dengan mengkreasikan bentuk menara yang semula sederhana menjadi lebih bernilai dengan memasukan unsur-unsur seni didalamnya.

Menara masjid Sultan Qaitbay di Cairo - Mesir,
berdiri tahun 1307 M. | Foto : patterninislamicart.com
Bentuk menara masjid yang semula didominasi bentuk persegi empat, lalu berubah kemudian dengan menggabungkan beberapa bentuk lain seperti segi enam, segi delapan, lingkaran dan terkadang dengan perwujudan bentuk lainnya yang tidak lazim.

Menara Masjid Sultan Qaitbay di Mesir misalnya. Dari penampakannya bisa dinilai bahwa pembuatan menara ini dilakukan secara cermat. Detail setiap sisi dan bentuk menara ini sungguh  sangat menawan. Kombinasi yang pas dan bentuk yang proforsional ditambah ornamen dan Muqarnas didalamnya.  Menara ini hingga kini masih kokoh berdiri. Sungguh sangat mengagumkan.






Sponsor

adv/http://www.mogflat.blogspot.com|https://1.bp.blogspot.com/-dde9HJFVdAo/WMkWy2LleJI/AAAAAAAAB78/ZPbaSeSjCio3XFq1cvkdT-yn1J7Kh3DoACLcB/s1600/adv-4.jpg
adv/http://www.mogflat.blogspot.com|https://1.bp.blogspot.com/-dde9HJFVdAo/WMkWy2LleJI/AAAAAAAAB78/ZPbaSeSjCio3XFq1cvkdT-yn1J7Kh3DoACLcB/s1600/adv-4.jpg
adv/https://noqtahcalligraphy.indonetwork.co.id/products/dekorasi-kaligrafi-33857|https://2.bp.blogspot.com/-Xr9d8K7JKFs/Wwoo2oBmXPI/AAAAAAAAMLY/92LdoL1KZWAr2V1UAUXzLIh_g3Cf6_UPACLcBGAs/s1600/spesialis%2Bkaligrafi.png

Random Posts

randomposts

Like Us

fb/https://www.facebook.com/robiansindonesia