Latest Post

pengunjung web :

Google+ Followers

HOME

Tentang ROBIANS

DESAIN

galeri

syarat & ketentuan

Kebijakan Privasi

KONTAK

Muqarnas, Elemen Arsitektur Islam Yang Sangat Mengagumkan


Muqarnas merupakan salah satu elemen Arsitektur Islam. Sekilas bentuk muqarnas seolah menyerupai sarang lebah. Ya..bentukan ceruk dan susunan zigzag berdimensi yg membentuk sarang lebah ini seolah membentuk stalaknit berpola geometris. Ritme pola-pola geometrisnya terkadang diekpos scara ekstrim. 

Beberapa contoh muqarnas priode awal ditemukan pada akhir abad kesembilan atau awal abad kesepuluh di Nisyapur Iran timur, ditemukan pada beberapa bagian arsitektur rumah tinggal yang terdiri dari kombinasi ukuran berikut ukiran yang membentuk ceruk-ceruk tebuat dari bahan plesteran yang diukir dan dicat dengan dekorasi ornament yang sangat unik.


Di tempat lainya dan pada masa yang sama, ditemukan pula muqarnas sejenis pada tempat mandi milik kekhalifaan Abbasiyah atau periode Fatimiyah di Mesir di Fustat.

Pada awal priode penyebarannya (abad kesembilan-kesepuluh), menunjukan kemungkinan bahwa baghdad merupakan tempat dimana asal-usul lahirnya kreasi bentuk muqarnas. Lalu kemudian pada abad kesebelas, muqarnas hampir tersebar ke seluruh bagian di Timur Tengah (dari Mesir ke Asia Tengah).

Penggunaan awal muqarnas tampaknya telah menjadi bagian yang tak terpisahkan dengan kubah. Penggunaan Muqarnas pertama ditemukan pada bagian eksterior bangunan makam Ladjin di Mazandaran yang dibangun pada tahun 1022M.

Salah satu contoh terbaik muqarnas dibuat pada abad ke tiga belas terdapat pada menara suq al-Ghazzal di Baghdad. Pada bagian dasarnya, menara ini terbungkus oleh susunan muqarnas dengan susunan poros pendek berjenjang.

Beberapa bentuk paling awal dan paling sederhana muqarnas dapat ditemukan di mausoleum abad kesebelas di Aswan di Mesir. Salah satu contoh terdiri dari sebuah squinch melengkung dibagi menjadi tiga lobus di bagian bawah dengan niche tunggal kecil di atas. Di Irak perangkat yang sama dibawa ke bentuk yang paling ekstrim dengan perkembangan kubah kerucut yang terbuat dari muqarnas. Contoh tertua adalah makam Imam Dur utara Samarra. kubah ini luar biasa baik untuk puncaknya (lebih dari 25 m) dan sebesar-besarnya perusahaan, hampir organik, muqarnas dekorasi plester.

Selain kubah, elemen arsitektur yang paling umum dan sering menyatu dengan Muqarnas adalah bentukan kolom. Sebelum abad kesebelas penggunaan kolom-kolom yang menopang bangunan Islam banyak memanfaatkan peninggalan kolom-kolom pada masa pemenrintahan klasik dan Bizantium.


muqarnasPenggunaan kolom dengan Muqarnas sering penduduki posisi penting dalam tingkatan struktur bangunan bergaya arsitektur Islam. Kolom dengan muqarnas biasa ditemukan untuk menghiasi sudut-sudut ibu kota.


Penggunaan Muqarnas untuk kubah memiliki dampak yang signifikan Dengan menghadirkan bentuk-bentuk dari yang semula flat lalu kemudian menyebar dan bertransisi menjadi lengkungan dengan ceru-ceruk yang extrim tentunya akan mampu mendobrak perbedaan antara vertikal dan diagonal, elif dan horizontal. Yang terbaik contoh ini dapat dilihat dalam kubah kerucut seperti yang di Natanz di Iran di mana atap muncul bukan sebagai kubah setengah bola, tetapi sebagai seri prisma-seperti multi- permukaan.


Hampir secara keseluruhan, penerapan Muqarnas sebagai hiasan arsitektur sangat disesuaikan dengan elemen dekorasi lainnya seperti mebel kayu masjid dan dekorasi lainnya pada dinding dinding masjid. Sebuah Mimbar Nur al-Din yang dibuat untuk Masjid Aqsa di Yerusalem memiliki tiga tingkatan muqarnas berjenjang pada kanopi di atas kaki tangga.


Di Irak, Iran dan dunia Islam timur bahan yang paling cocok untuk pembuatan Muqarnas terdiri dari konstruksi batu bata yang diplester dengan perpaduan kramik yang dipanggang. Kedua bahan ini memiliki beberapa kelebihan. Bahan plester sangat mudah dibentuk terutama untuk menciptakan ceruk-cruk muqarnas yang akan dikehendaki, sementara kramik memiliki tingkat pemantulan cahaya yang sangat bagus, sehingga tak jarang dekorasi dan ornamen pada muqarnas ini tecipta dari susunan kramik yang membentuk ornamen-ornamen geometris yang sangat menakjubkan.


Di Suriah dan Mesir penempatan muqarnas pada relung kubah-kubah pada masa awal terbuat dari plester dengan bentukan ceruk yang tergantung pada kerangka kayu pada bagian dalam kubah yang terbuat dari batu. Contoh yang paling terkenal dari teknik ini adalah kubah di Maristan Nur al-Din dibangun tahun 1154. Kemudian muqarnas kubah batu dibuat, contoh terbaik dari yang termasuk ke Mesir abad kelima belas.


Yang pertama dilakukan muqarnas murni dari relung saling dipotong tetapi cukup awal 'menetes' stalaktit dikembangkan. Ini adalah proyeksi penurunan tipis dari sisi dipotong dari ceruk yang memberikan ilusi lengkungan tersuspensi di udara. Relung stalaktit ini adalah beberapa bentuk yang paling rumit muqarnas yang menentang upaya representasi dua dimensi.
muqarnas 
Pada mulanya, dikalangan masyarakat muslim muqarnas diciptakan sebagai pengisi ruang dan atribut dekoratif. Sebagian masyarakat islam sangat menyukai dekorasi. Hadirnya Muqarnas adalah solusi untuk menjawab permasalahan ini. Alasan untuk kesimpulan ini adalah bahwa beberapa contoh awal muqarnas ditemukan band-band plester hias, walaupun sama-sama awal adalah contoh dari squinches muqarnas dari Mesir. Meskipun tentu muqarnas memang memiliki fungsi dekoratif, dari kerjasama awal awal dan sering dengan kubah dan pendentives menunjukkan bahwa telah membentuk asosiasi struktural. Bentuk berjenjang muqarnas berarti bahwa tekanan dari kubah itu bisa diarahkan ke bawah ke pojok bangunan tanpa menambahkan berat tambahan dari pendentive.


Di sisi lain, penambahan muqarnas merupakan cara memberikan rentang yang lebih besar tanpa harus membangun lengkungan berat besar. Dalam muqarnas umum cenderung mengaburkan perbedaan antara squinch dan pendentive dan menyediakan transisi yang lebih halus dari persegi ke oktagon. Pandangan yang menggabungkan kedua dekoratif dan fungsi struktural menunjukkan bahwa asal-usul muqarnas dapat ditemukan dalam teologi Islam yang
mempromosikan pandangan kesatuan alam semesta dimana keberadaan dari segala sesuatu tergantung pada kehendak Allah. 


--------------------------------------------------------
TAGS : MUQARNAS, ARSITEKTUR ISLAM, BENTUK SARANG LEBAH, MENARA, FUNGSI DEKORATIF,  

Artikel Terkait :
Share This :