Latest Post

pengunjung web :

Google+ Followers

HOME

Tentang ROBIANS

DESAIN

galeri

syarat & ketentuan

Kebijakan Privasi

KONTAK

Ibnu Muqlah (885 - 940 Masehi)

Abu 'Ali Muhammad bin' Ali bin Muqlah Shirazi (Persia: ابن مقله شیرازی, lahir di Baghdad, sekitar tahun 885/886 dan meninggal pada tanggal 20 Juli 940 M).

KARIR POLITIK

Karirnya politiknya memuncak saat ia menjabat sebagai seorang penasehat politik setingkat menteri selama tiga periode di Baghdad yaitu tahun 928-930, 932-933 dan 934-936 M. Sayang gejolak perpolitikan kekhalifahan Abbasiyah kala itu sangat tidak menentu.Terjadi kekacauan, pemberontakan dan perebutan kekuasaan disemua lini kekuasaan. Ketidakberpihakan dirinya terhadap otoritas penguasa amir al-umara ("komandan para komandan") Ibnu Ra'iq, membuat Ibnu Muqlah harus menderita. Ia dipenjarakan, hartanya disita dan tangan kanannya dipotong. Bahkan ketika tentara Bajkam umum Turki mendekati Baghdad untuk menggulingkan kekuasaan Ibn Ra'iq, lidahnya pun dipotong. Meskipun tentara Bajkam itu berhasil menduduki Baghdad, namun Ibnu Muqlah masih tetap dipenjara dan meninggal pada tanggal 20 Juli 940.

KETOKOHAN DAN PERANNYA DALAM PERKEMBANGN SENI KALIGRAFI ISLAM

Semasa hidupnya Ibnu Muqlah dikenal sebagai seorang kaligrafer muslim. Ia adalah perumus teori al-khatt al-mansub (bentuk huruf yang terukur). Berkat rumusan beliau, sebuah naskah tulisan Arab dapat dikendalikan dan dibuatkan standar masing-masing ukuran hurufnya dengan perbandingan titik-titik yang ditentukan.

Karya Ibnu Muqlah adalah tonggak sejarah utama dalam perkembangan seni kaligtafi Islam. Prinsip-prinsip dalam tulisan awal Arab Kufi yang terlihat kaku dikembangkan dan digubah kedalam goresan yang lebih harmonis dan terstruktur.

Setiap urutan bentuk visual tulisan yang dirancang Ibnu Muqlah lebih kepada penekanannya untuk menciptakan reka bentuk huruf Arab yang proporsional. Kriteria utamanya adalah bahwa setiap huruf Arab yang dibentuk dan dikembangkan harus dianggap benar-benar cocok untuk melestarikan wahyu Allah dan mempermudah dalam penyampaiannya.

Rumusan Ibnu Muqlah ini memberi pengaruh besar terhadap tata cara penulisan kaligrafi Islam. Ibnu muqlah mengajarkan bahwa sebuah mata pena kaligrafi (qalam) harus dipotong secara khusus dengan tingkat kemiringan tertentu.

Selama lebih dari sepuluh abad, para kaligrafer muslim dunia terus memotong pena mereka untuk menulis dan mengoreskan huruf demi huruf terstandar, kurva, dan titik-titik sesuai dengan ajaran Ibnu Muqlah itu.

----------------------------------------
TAGS:IBN MUQLA, IBNU MUQLAH, TOKOH KALIGRAFI, PROPORSI HURUF KALIGRAFI,

Kategori:
Artikel Terkait :
Share This :