Detail Lukisan
Nama Pelukis
Judul Lukisan
Tahun Pembuatan
Media
Ukuran
Negara Asal
Tulisan
Kurnia Agung Robiansyah
Dengan Ingat Allah Hati Menjadi Tenteram
2025
Cat Akrilik Diatas Kanvas
100 x 140 Cm
Indonesia
“أَلَا بِذِكْرِ اللَّهِ تَطْمَئِنُّ الْقُلُوبُ” (Ala bidzikrillahi tathmainnul qulub), artinya adalah Ingatlah, hanya dengan mengingat Allah (berdzikir), hati menjadi tenteram (QS. Ar-Ra’d ayat 28)
Deskripsi:
Lukisan kaligrafi “Dengan Ingat Allah Hati Menjadi Tenteram” menampilkan pesan dzikir sebagai pusat komposisi visual yang tenang. Kurnia Agung Robiansyah mengolah huruf Arab dengan ritme lembut dan keseimbangan bentuk yang terjaga. Setiap tarikan garis menghadirkan suasana kontemplatif yang mengajak penikmat karya untuk berhenti sejenak.
Karya ini memadukan nilai spiritual dengan pendekatan kaligrafi Islam kontemporer yang bersih dan terukur. Kontras warna dan ruang negatif membangun kedalaman visual tanpa menghilangkan kesan hening. Makna ayat diterjemahkan melalui struktur huruf yang mengalir dan tertata.
Lukisan ini merefleksikan pencarian ketenangan batin melalui ingatan kepada Allah. Ia berfungsi sebagai karya estetis sekaligus medium perenungan spiritual. Karya ini relevan untuk ruang personal, galeri, maupun interior bernuansa reflektif.
Detail Lukisan
Deskripsi:
Lukisan kaligrafi “Dengan Ingat Allah Hati Menjadi Tenteram” menampilkan pesan dzikir sebagai pusat komposisi visual yang tenang. Kurnia Agung Robiansyah mengolah huruf Arab dengan ritme lembut dan keseimbangan bentuk yang terjaga. Setiap tarikan garis menghadirkan suasana kontemplatif yang mengajak penikmat karya untuk berhenti sejenak.
Karya ini memadukan nilai spiritual dengan pendekatan kaligrafi Islam kontemporer yang bersih dan terukur. Kontras warna dan ruang negatif membangun kedalaman visual tanpa menghilangkan kesan hening. Makna ayat diterjemahkan melalui struktur huruf yang mengalir dan tertata.
Lukisan ini merefleksikan pencarian ketenangan batin melalui ingatan kepada Allah. Ia berfungsi sebagai karya estetis sekaligus medium perenungan spiritual. Karya ini relevan untuk ruang personal, galeri, maupun interior bernuansa reflektif.
